RANGKUMAN PRAKTIKUM ALGORITMA DAN PEMROGRAMAN

Rangkuman Praktikum Algoritma dan Pemrograman

Modul 1 - 6



Disusun Oleh :


Nama : M. Sobahus Sururin Ni'am
NIM : 251080200054
Kelompok : 4


Assalamu'alaikum Wr.Wb.


Materi yang saya lampirkan merupakan hasil rangkuman dari materi praktikum Algoritma dan Pemrogaman satu semester ini dan menjadi salah satu syarat untuk memenuhi tugas Praktikum Algoritma dan Pemrograman. Saya merupakan Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Sidoarjo Program Studi Informatika. Jika ingin lebih tahu tentang Universitas Muhammadiyah Sidoarjo bisa langsung mengakses link umsida.ac.id atau fst.umsida.ac.id


POKOK BAHASAN I
FLOWCHART DAN INSTALASI

A. Pengertian flowchart

    Flowchart atau bagan alur adalah diagram yang menampilkan Langkah-langkah dan keputusan untuk melakukan sebuah proses dari suatu program. Flowchart berperan penting dalam memutuskan sebuah langkah atau fungsionalitas dari sebuah proyek pembuatan program yang melibatkan banyak orang sekaligus.

B. Fungsi flowchart

    Fungsi utama dari flowchart adalah memberi gambaran jalannya sebuah program dari satu proses ke proses lainnya.

C. Jenis flowchart

    Flowchart sendiri terdiri dari lima jenis, masing-masing jenis memiliki karakteristik dalam penggunaanya. Berikut adalah jenis-jenisnya:

  • Flowchart dokumen
    berfungsi untuk menelusuri alur form dari satu bagian ke bagian yang lain, termasuk bagaimana laporan diproses, dicatat, dan disimpan.

  • Flowchart program
    menggambarkan secara rinci prosedur dari proses program.

  • Flowchart proses
    penggambaran rekayasa industrial dengan cara merinci dan menganalisis langkah-langkah selanjutnya dalam suatu prosedur atau sistem.

  • Flowchart sistem
    menampilkan tahapan atau proses kerja yang sedang berlangsung di dalam sistem secara menyeluruh.

  • Flowchart skematik
    menampilkan alur prosedur suatu sistem, hampir sama dengan flowchart sistem.

D. Simbol-simbol Flowchart


1. Flow Direction Symbol (Garis Alir)
  • Menghubungkan satu simbol dengan simbol lainnya dan menunjukkan arah alur proses dalam flowchart.
2. Terminal Symbol
  • Menunjukkan awal (Start) dan akhir (End) dari sebuah flowchart.
3. Connector Symbol (On-Page Connector)
  • Menghubungkan alur proses yang terputus tetapi masih di halaman yang sama.
4. Connector (Off-Page)
  • Menghubungkan alur proses ke halaman lain yang berbeda.
5. Processing Symbol
  • Menunjukkan proses pengolahan data yang dilakukan oleh komputer.
  • Contoh: perhitungan, pengolahan nilai, pengurutan data.
6. Manual Operation Symbol
  • Menunjukkan proses manual, yaitu proses yang tidak dilakukan oleh komputer (dilakukan manusia).
7. Decision Symbol
  • Digunakan untuk pengambilan keputusan berdasarkan kondisi tertentu.
  • Biasanya memiliki cabang Ya/Tidak atau True/False.
8. Input–Output Symbol
  • Menunjukkan input atau output data, tanpa tergantung perangkatnya.
  • Contoh: input nilai, output hasil.
9. Manual Input Symbol
  • Menunjukkan input data secara manual, misalnya dari keyboard.
10. Preparation Symbol
  • Digunakan untuk persiapan awal, seperti inisialisasi variabel atau menyiapkan media penyimpanan.
11. Predefined Process Symbol
  • Menunjukkan subprogram / prosedur yang sudah didefinisikan sebelumnya.
12. Display Symbol
  • Menunjukkan output yang ditampilkan ke layar, printer, atau plotter.
13. Disk and On-line Storage Symbol
  • Menunjukkan input/output yang berasal dari disk atau data yang disimpan ke disk.
14. Magnetic Tape Unit Symbol
  • Menunjukkan input atau output yang berasal dari pita magnetik.
15. Punch Card Symbol
  • Menunjukkan input berasal dari kartu berlubang (punch card) atau output ke kartu.
16. Document Symbol
  • Menunjukkan dokumen kertas, baik sebagai input maupun output.


            

POKOK BAHASAN II
Tipe Data dan Operator Aritmatika

1. Program Hello World

print("Hello World!")
def salam():
    print("Assalamualaikum, Hai Semua\nNama saya adalah Ni'am \nSekarang saya belajar memprogram memakai bahasa python\nAyo teman-teman belajar juga\nSampai jumpa.")
salam()

2. Program mengisi input ke variable integer

NIM, Umur, Tinggi = (2001080187, 20, 159)
print(NIM, Umur, Tinggi) 

3. Program variable string

nama = input('Isikan nama kamu : ')
print('Hallo, ', nama)
print("Betulkah nama mu %s?\n"%nama)

4. Program variable Boolean

i = 20 < 25
print(i)
n = 20 > 25
print(n)

print("Z" == "Z")

5. Program mengisi input ke variable integer

a = float(12.69)
print(a)

6. Program mengisi input ke variable integer

# Ambil input untuk mengisi nilai
a = float(input("Masukkan angka pertama : "))
b = float(input("Masukkan angka kedua : "))
# Operator penjumlahan
c = a + b
# Operator pengurangan
d = a – b
# Operator perkalian
e = a * b
# Operator pembagian
f = a / b
# Operator sisa bagi
i = b % a
# Operator pangkat
h = a ** b
print(c, d, e, f, i, h)

7. Program mengisi input ke variable integer

a = True
b = False
# Logika AND
c = a and b
print("%r and %r = %r" % (a, b, c))
# Logika OR
c = a or b
print("%r or %r = %r" % (a, b, c))
# Logika NOT
c = not a
print("not %r = %r" % (a, c))

8. Program mengisi input ke variable integer

# Operator Pembandingan
a = int(input("Masukkan nilai a : "))
b = int(input("Masukkan nilai b : "))
c = 0
# c = int(input("Masukkan nilai c : "))
# age = int(input("Berapa umur kamu? "))
# Apakah a sama dengan b?
c = a == b
print("Apakah %d == %d: %r" %(a, b, c))
# Apakah a < b?
c = a < b
print("Apakah %d < %d: %r" %(a, b, c))
# Apakah a > b?
c = a > b
print("Apakah %d > %d: %r" %(a, b, c))
# Apakah a <= b?
c = a <= b
print("Apakah %d <= %d: %r" %(a, b, c))
# Apakah a >= b?
c = a >= b
print("Apakah %d >= %d: %r" %(a, b, c))
# Apakah a != b?
c = a != b
print("Apakah %d != %d: %r" %(a, b, c))

9. Program mengisi input ke variable integer

# Ambil input untuk mengisi nilai
a = int(input("Inputkan nilai a: "))
# ^
# contoh operator penugasan untuk mengisi nilai
print("Nilai a = %d" %a)
# Coba kita jumlahkan nilai a dengan operator penugasan
a += 5
# Setelah nilai a ditambah 5, coba kita lihat isinya
print("Nilai setelah ditambah 5: ")
print("a = %d" %a)



POKOK BAHASAN III
STRUKTUR PEMROGRAMAN : BERKONDISI

1. Pernyataan If:

    Pernyataan berkondisi digunakan untuk membuat alur program agar menjadi lebih efektif dan relevan terhadap permasalahan yang ada.

If (kondisi) :
    Pernyataan 1

    

2. Pernyataan If…Else

    Pernyataan pada blok if akan dijalankan jika kondisi bernilai BENAR, tetapi jika bernilai SALAH maka pernyataan pada blok else akan dijalankan

If (kondisi) :
    pernyataan1
    pernyataan2
    …….
    pernyatanN
else:
    pernyataan

3. Pernyataan if…Elif…Else

    Pernyataan If..elif..else digunakan untuk menguji lebih dari dua kondisi. Apabila kondisi pada if benar, maka pernyataan di dalamnya yang dieksekusi. Apabila salah, maka masuk ke pengujian kondisi elif. Terakhir apabila tidak ada if atau elif yang benar, maka yang dijalankan adalah yang di blok else.

if (kondisi) :
    pernyataan1
elif (kondisi2) :
    pernyataan2
else:
    pernyataanX



POKOK BAHASAN IV
STRUKTUR PEMROGRAMAN : PERULANGAN


1. Perulangan For :

     Perulangan For adalah suatu perintah yang di ulang, dimana perintah tersebut dikendalikan oleh sebuah variable, sehingga dapat memudahkan kita untuk memproses setiap elemen pada list dengan variable sementara dan mengaplikasikan kode yang sama.

for elemen in tipe_koleksi:
    perintah1
    perintah2

Dilihat dari bentuk diatas bahwa perintah1 dan perintah2 akan dilakukan perulangan lewat elemen yang terdapat didalam tipe_koleksi.Di antara tipe data yang bersifat sequence atau iterable adalah:

  • List
  • Tuple
  • String

2. Perulangan While :

     Struktur perulangan (atau dalam bahasa inggris disebut dengan loop) adalah instruksi kode program yang bertujuan untuk mengulang beberapa baris perintah. kita setidaknya harus mengetahui 3 komponen:

  • Kondisi awal perulangan.
  • Kondisi pada saat perulangan.
  • Kondisi yang harus dipenuhi agar perulangan berhenti.

while (kondisi) :
    perintah

Kondisi yang dimaksud merupakan suatu kondisi atau keadaan yang kita buat. Selama nilai yang diulang masih sesuai dengan kondisi yang sudah ditetapkan yang berarti True dan tidak bernilai 0 maka while akan terus berjalan.



POKOK BAHASAN V
TIPE DATA KOLEKSI

1. List

    Setiap elemen-elemen berurutan akan diberi nomor posisi atau indeksnya. Indeks pertama dalam list adalah nol, indeks kedua adalah satu dan seterusnya. Python memiliki enam jenis urutan built-in, namun yang paling umum adalah list dan tuple. Operasi ini meliputi pengindeksan, pengiris, penambahan, perbanyak, dan pengecekan keanggotaan.

  1. Membuat List Python
    List adalah tipe data yang paling serbaguna yang tersedia dalam bahasa Python, yang dapat ditulis sebagai daftar nilai yang dipisahkan koma (item) antara tanda kurung siku.
  2. Akses Nilai Dalam List Python
    Untuk mengakses nilai dalam list python, gunakan tanda kurung siku untuk mengiris beserta indeks atau indeks untuk mendapatkan nilai yang tersedia pada indeks tersebut.
  3. Update Nilai Dalam List Python
    dapat memperbarui satu atau beberapa nilai di dalam list dengan memberikan potongan di sisi kiri operator penugasan, dan dapat menambahkan nilai ke dalam list dengan metode append().
  4. Hapus Nilai Dalam List Python
    Untuk menghapus nilai di dalam list python, Anda dapat menggunakan salah satu pernyataan del jika Anda tahu persis elemen yang Anda hapus.

2. Tupple

    Tuple adalah urutan, seperti daftar. Tuple bersifat immutable, artinya isi tuple tidak bisa kita ubah dan hapus. Namun, dapat kita isi dengan berbagai macam nilai dan objek. Tuple menggunakan tanda kurung, sedangkan List Python menggunakan tanda kurung siku.

  • Membuat tuple kosong dan singleton
    untuk membuat Tuple yang hanya berisi satu (singleton), maka harus manambahkan tanda koma di belakangnnya.
  • Mengakses dan memotong(slicing) nilai tuple
    Untuk mengakses nilai dalam tuple, gunakan tanda kurung siku untuk mengiris beserta indeks, Sama seperti list, Tuple juga memiliki indeks untuk Mengakses item di dalamnya.
  • Menghapus nilai tuple
    secara eksplisit menghapus keseluruhan tuple, cukup gunakan del statement.

3. Dictionary

    Dictionary adalah tipe data yang anggotanya terdirii dari pasangan-pasangan kunci:nilai (key:value). Dictionary dibuat dengan menempatkan anggota di dalam tanda kurung kurawal { }, dipisahkan oleh tanda koma.

Python menyertakan fungsi built-in sebagai berikut :

Fungsi Python Penjelasan
cmp(dict1, dict2) Membandingkan unsur keduanya
len(dict) Memberikan panjang total Dictionary. Ini sama dengan jumlah item dalam Dictionary.
str(dict) Menghasilkan representasi string yang dapat dicetak dari Dictionary
type(variable) Mengembalikan tipe variabel yang lulus. Jika variable yang dilewatkan adalah Dictionary, maka akan mengembalikan tipe Dictionary.


Method Python Penjelasan
dict.clear() Menghapus semua elemen Dictionary
dict.copy() Mengembalikan salinan Dictionary
dict.fromkeys() Buat Dictionary baru dengan kunci dari seq dan nilai yang disetel ke nilai tertentu
dict.get(key, default=None) Untuk key, mengembalikan nilai atau default jika kunci tidak ada dalam Dictionary
dict.has_key(key) Mengembalikan true jika key ada dalam Dictionary, false sebaliknya
dict.items() Mengembalikan daftar pasangan tuple dictionary (key, value)
dict.keys() Mengembalikan daftar key dictionary
dict.setdefault(key, default=None) Mirip dengan get(), tapi akan mengatur dict[key] = default jika kunci belum ada
dict.update(dict2) Menambahkan pasangan kunci–nilai dari dict2 ke dictionary
dict.values() Mengembalikan daftar nilai dictionary

4. Set

    Set adalah salah satu tipe data di Python yang tidak berurut (unordered). Set memiliki anggota yang unik (tidak ada duplikasi). Jadi jika ada dua anggota yang sama di dalam set, maka otomatis set akan menghilangkan salah satunya.


POKOK BAHASAN VI
STRUKTUR PEMROGRAMAN : FUNCTION

1. Function

    Fungsi pada python adalah kumpulan perintah atau baris kode yang dikelompokkan menjadi satu kesatuan untuk kemudian bisa dipanggil atau digunakan berkali-kali. Dengan memakai fungsi, program yang dibuat menjadi lebih terstruktur. Konsep fungsi dalam Python sama dengan bahasa pemrograman C/C++.

2. Struktur Function

Di dalam python, sintaks pembuatan fungsi terlihat seperti berikut:
def namaFungsi (parameter) :
    statements
    • Sebuah fungsi diawali dengan statemen def kemudian diikuti oleh sebuah nama_fungsi nya. Pernyataan def dipakai untuk mendeklarasikan fungsi.
    • Sebuah fungsi dapat memiliki daftar argumen (parameter) ataupun tidak.
    • Tanda titik dua ( : ) menandakan awal pendefinisian tubuh dari fungsi yang terdiri dari statemen-statement

3. Memanggil Fungsi

    Di dalam python, sintaks memanggil fungsi sangat sederhana seperti berikut:
namaFungsi()
Secara umum memang bisa menambahkan komentar-komentar di sembarang tempat dalam program yang dibuat. Baris-baris komentar diawali dengan karakter pagar (#). Semua karakter yang mengikuti tanda ini sampai akhir baris dianggap sebagai komentar dan tidak akan mempengaruhi jalannya progam.

4. Function dengan Parameter dan Argumen

    Sebuah fungsi juga bisa menerima parameter atau pun argumen. Ia merupakan suatu nilai/variabel yang dilemparkan ke dalam fungsi untuk diproses lebih lanjut. Parameter adalah sebutan untuk nilai inputan fungsi pada saat fungsi itu di definisikan, sedangkan argumen adalah sebutan untuk nilai inputan fungsi pada saat fungsi itu dipanggil.

Berikut format dasar fungsi Python dengan parameter dan argumen :
def namaFungsi (param1, param2) :
    ...
return nilai namaFungsi(arg1, arg2)
Sepanjang isi function, param1 dan param2 bisa diakses sebagaimana variabel biasa. Ketika memanggil fungsi, kita harus isi kedua nilai seperti di baris 6, yakni dari perintah nama_function(arg1, arg2). Disini, arg1 dan arg2 adalah argumen. Nilai argumen ini nantinya akan mengisi nilai parameter.


Semoga rangkuman ini bisa bermanfaat bagi penulis dan pembaca. Terimakasih.


Wassalamu'alaikum Wr. Wb

Post a Comment

Previous Post Next Post